Rabu, 17 Agustus 2011

Cum Laude (Gelar Kehormatan Latin)


Gelar Kehormatan Latin (Latin Cum Laude)

Gelar kehormatan Latin adalah frase Latin yang digunakan oleh universitas di Amerika Serikat untuk menandakan pembedaan level akademis dimana gelar akademis diperoleh. 

Biasanya ada tiga jenis penghormatan Latin. Dalam urutan kehormatan meningkat, mereka adalah:
1.       Cum laude, "dengan kehormatan" (lit. "dengan pujian")
2.       Magna cum laude, "dengan kehormatan besar" (lit. "dengan pujian besar")
3.       Summa cum laude, "dengan kehormatan tertinggi" (lit. "dengan pujian tertinggi")
Gelar-gelar kehormatan tersebut diberikan kepada pelajar sarjana dan pascasarjana yang meraih pencapaian akademik yang berbeda. Kehormatan ini biasanya tertulis dalam ijazah.
  
Biasanya, sebuah peraturan "gelar" kolese atau universitas memberikan aturan yang jelas untuk nilai minimum dan persyaratan lainnya -- seperti tesis tertulis -- yang dibutuhkan untuk mendapatkan pembedaan kehormatan tertentu.

Meskipun penggunaan kehormatan untuk gelar sarjana dibatasi dalam akademi Amerika Serikat, penggunaan dalam gelar doktor adalah umum di seluruh dunia. Misalnya, Belanda menggunakan kehormatan Latin satu kelas untuk diploma Master. Klasifikasi gelar prasarjana Britania menggunakan skema yang berbeda, digunakan luas (dengan beberapa variasi) di Britania Raya, Irlandia, dan Hong Kong.

Puzzle
http://id.wikipedia.org/wiki/Gelar_kehormatan_Latin

Tips Seputar Asam Urat (Uric Acid) Dan Solusinya

Uric Acid Atau Asam Urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.

Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.


Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.


Penderita asam urat setelah menjalani pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat menghindari makanan yang banyak mengandung purin.

Kesimpulan singkat tentang asam urat


Gejala Asam Urat

  • Kesemutan dan linu
  • Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
  • Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

Solusi Mengatasi Asam Urat

  • Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
  • Kontrol makanan yang dikonsumsi.
  • Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Makanan yang Dihindari (Makanan Yang Mengandung Banyak Purin)

  • Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
  • Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
  • Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
  • Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
  • Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
  • Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
  • Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

Puzzle 
http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/64-asam-urat.html

    Sabtu, 23 Juli 2011

    Emo Culture



    Sejarah Emo
    Emo (pengucapan i;mou) berasal dari bahasa inggris akronim dari Emotional, secara definitif emotional adalah Luapan perasaan seseorang, secara historis istilah emo lahir dari dunia musik dan sekarang sedang berkembang, emo dalam musik sering disebut musik yang penuh haru/kesedihan, kegembiraan, dan semangat yang intinya adalah musik yang benar-benar keluar dari luapan perasaaan yang di tuangkan kedalam sebuah lagu, dan subgenre baru dari emo adalah screamo yang lebih agresif.

    Emo lahir pada pertengahan 1980 di Washington lewat DC Scene, grup band beraliran punk-melodic sering disebut-sebut perintisnya adalah Rites of Spring dan Embrace dan Emo yang mulai populer sebagai genre musik pada awal 2000-an mengikuti kesuksesan Jimmy Eat World dan Dashboard Confessional kritikus musik dan wartawan sering menyebut musik yang dibawakan berbagai artis, termasuk Fall Out Boy dan My Chemical Romance, serta grup-grup yang unik seperti Coheed and Cambria dan Panic at the Disco termasuk kedalam musik yang beraliran emo, sebab Lagu-lagu yang diusungnya didominasi nuansa emosi, seperti perasaan cinta, kasih sayang, marah, kesal, dan segala hal yang bermuatan asmara. 

    Kalau aliran skinhead lahir dari rasa perlawanan terhadap mainstream membosankan kapitalisasi, sedangkan punk memperluas pengaruh dari fashion, keinginan bergaya, hingga aliran musik, maka emo pada dasarnya merupakan bentuk perlawanan yang sama terhadap subkultur di atas yang belakangan dinilai telah dimasuki paham kapitalisme dan fashionable Atau bisa disebut juga lawan/kebalikan dari Punk dan Skinhead, Emo sengaja diciptakan sebagai salah satu “senjata” untuk memerangi dan mengalahkan ideologi Skinhead dan Punk, Segala jenis atribut yang mereka (Emo) kenakan yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, dan ideologi Pro-kemapanan yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat dalam benak para pengikutnya.

    Pada 1984, Guy Picciotto, penggemar Minor Threat, mendirikan group musik Rites of Spring. Genre lagu yang ditekuni group ini menabrak batasan-batasan hardcore. Hal ini tampak pada warna musik yang melodius dan penuh luapan emosi pribadi. Ciri semacam ini yang menjadi cikal bakal aliran emo. 

    Saat itu, kekerasan di komunitas hardcore meningkat tajam sebagai reaksi ketidaksenangan terhadap Ian MacKaye. Pentolan group musik Minor Threat itu dinilai telah mengkhianati komunitas karena mengubah fokus musiknya menjadi politis individual.

    Emo mendapat reaksi yang cukup beragam. Para penganut “asli” skinhead berpendapat bahwa emo adalah bentuk dekadensi dan awal kehancuran idealisme skinhead-punk, bahkan tak lebih dari bentuk kapitalisme musik.

    Namun, ada juga yang berpendapat sebaliknya; emo dinilai sebagai bentuk inovasi dan kreativitas baru yang mengambil inspirasi dari skinhead dan punk. 

    Puncak perkembangan emo secara internasional berlangsung pada era 1990-an, ditandai dengan meroketnya band-band melankolis seperti Slightly later, One Last Wish, Beefeater, Gray Matter, Fire Party, Embrace, dan Moss Icon.

    Emo's Fashion Equipments
    Atribut/Equipment adalah identitas (jati diri), walaupun tak jarang, para pengikut dari rentang waktu yang jauh, mengenakan atribut tanpa mengerti makna sebenarnya dari atribut-atribut tersebut. Karena sebuah aliran biasanya lahir sebagai bentuk perlawanan, maka fungsi atribut tersebut pada awalnya untuk membedakan diri dan kelompok. 
    Dan di dalam emo, atribut itu memiliki makna kebebasan berekspresi. Pergeseran makna itu pun tak lepas dari bentuk perlawanan emo, dari paham yang ter-individualisasi menjadi sepenuhnya individual (Lonely Totally).

    Atribut emo yang paling kentara adalah tindik, tato, dan piercing. Konon, atribut ini berasal dari aliran skinhead dan punk yang melambangkan perlawanan terhadap kapitalisme pemerintahan.
    Atribut emo secara umum antara lain :
    1.       Tindik
    Anting, Peircing ( digunakan pada teling, bandul telinga, hidung, pelipis, alis, lidah bibir. Malah ada yang digunakan disemua bagian itu)

    2.       Sepatu
    Converse

    3.       Baju
    Kaos Distro, Blazer, Kemeja.

    4.       Celana
    Jeans staprest, Hipster.

    5.       Drugs dan Alkohol
    Merekok, Alkoholik, Drgus tidak dipakai sama sekali.

    6.       Kendaraan
    Tidak memiliki Kendaraan yang spesifik.

    7.       Rambut
    Rambut Emo.

    8.       Perhiasan
    Kalung, gelang, Jam tangan, Hand-Band, Cincin.

    9.       Pewarna Rambut
    Memakai (biasanya berwarna merah)

    10.   Make-Up wajah
    Memakai seperti eye-Shadow/eye-liner, Lip-gloss.

    11.   Topi
    Topi Emo

    12.   Tatoo
    Memakai tetapi minimalis

    Adapun atribut emo yang kita kenal sekarang -terutama di Indonesia- adalah kombinasi celana ketat dipadu kemeja flannel dan kaos hitam, dilengkapi dengan tindik-tindik di hidung, telinga, bibir, bahkan lidah. Dan yang tidak ketinggalan adalah rambutnya yang berponi melintang.

         


    Perkembangan emo-culture di Indonesia boleh dibilang ironis. Bagaimana tidak, bangsa ini menyerap budaya emo tanpa proses sensor yang mencukupi. Bagaimanapun, emo memiliki catatan buruk di mana budaya ini melahirkan generasi patah hati, emosional, dan individual.

    Di beberapa Negara, emo-culture mendorong berkembangnya kecenderungan masokis (menyakiti diri) sebagai ekspresi perasaan putus asa. 

    Walaupun belakangan ini kita boleh berlega hati karena ada sekalangan aktivis emo yang mengajak anak-anak emo untuk lebih menghargai hidup dan berjuang mengatasi masalah mereka.

    Sumber 1
    Sumber 3

    Search